PENERBITAN SERTIFIKAT CHSE MERUPAKAN SALAH SATU SYARAT DIBUKANYA DESTINASI WISATA

Tak sedikit destinasi wisata dan usaha yang bergerak di bidang pariwisata telah resmi mengantongi sertifikasi CHSE. Menurut laman resmi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, saat ini sudah ada 5.882 usaha pariwisata tersertifikasi yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia.

Sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability) adalah proses pemberian sertifikat kepada Usaha Pariwisata, Destinasi Pariwisata, dan Produk Pariwisata lainnya untuk menjaminan kepada wisatawan terhadap pelaksanaan Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan. Ini berjalan sesuai protokol kesehatan dan panduan yang ada dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Ketentuan sertifikasi CHSE, meliputi pemberian sertifikasi CHSE untuk usaha pariwisata, destinasi pariwisata, dan produk pariwisata lainnya (tidak dikelola oleh usaha pariwisata) dilakukan oleh lembaga sertifikasi. Informasi ini turut disampaikan melalui unggahan di akun Instagram resmi Kemenparekraf pada 21 Agustus 2021.

Kemudian, Kemenparekraf  memberi label kepada usaha pariwisata, destinasi pariwisata, dan produk pariwisata lainnya (tidak dikelola oleh usaha pariwisata) yang telah tersertifikasi. Usaha pariwisata dan destinasi pariwisata yang telah mendapat sertifikasi CHSE dan label I do Care dapat menggunakan logo I do Care pada produk dan jasa yang dimiliki untuk keperluan promosi pariwisata.

Sertifikasi CHSE berlaku selama satu tahun dan dapat diperpanjang berdasarkan hasil penilaian ulang. Sertifikasi ini tidak dipungut biaya apapun alias gratis.

Dimensi sertifikasi CHSE, terdiri atas Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan. Sementara, tiga kriteria yang perlu dipenuhi adalah manajemen atau tata kelola, kesiapan karyawan, hingga partisipasi pengunjung.

Ekowisata Sungai Mudal telah mendapatkan Sertifikat CHSE dari Kemenparekraf pada Tanggal 22 September 2021, dan sertifikat CHSE tersebut berlaku sampai dengan Tanggal 21 September 2022.

Dengan diterimanya sertifikat CHSE Ekowisata Sungai Mudal mulai uji coba buka tempat wisata pada Tanggal 25 Oktober 2021, mengingat D.I. Yogyakarta sudah dikategorikan pada PPKM Level 2. Sehingga tempat-tempat wisata di Kabupaten Kulon Progo boleh uji coba buka dengan kapasitas 25% dari posisi normal.

Ekowisata Sungai Mudal tetap menerapkan Protokol Kesehatan yang ketat, antara lain: (1) Pengunjung harus mencuci tangan dengan sabun/ hand sanitizer,  (2) Mengukur suhu dengan Thermo gun yang disediakan, (3) Pengunjung melaksanakan Scaner dengan aplikasi Peduli Lindungi, (4) Memakai masker, (5) Tidak boleh berkerumun, (6) Pengunjung mentaati waktu berkunjung yang telah ditetapkan.

Sertifikat CHSE
Sertifikat CHSE
Sertifikat CHSE